Produk keluaran Viewsonic bukan terkenal karena brand nya saja. Secara keseluruhan kualitas, Viewsonic sering kali di jadikan patokan bagi mereka yang mulai beralih pekerjaan menjadi seorang designer grafis. Kali ini, Viewsonic VA1912wb sudah berdiri mentereng di meja kerja saya. Mari kita bahas bagaimana prospek Viewsonic VA1912wb dari mata seorang color fetish :D

Ini adalah spesifikasi resmi dari produk ini yang di dapat dari website mereka. Ada beberapa perbedaan yang saya rasakan disini. Salah satu yang paling menarik adalah adanya port DVI sehingga tidak memerlukan tuning lagi dalam pemasangannya. Tingkat contras 500:1 juga rasanya salah. Monitor ini rasanya memiliki 700:1 contrast ratio. Well, susah untuk memperlihatkannya selain melihat sendiri di ruang yang cukup cahaya :D

DisplayMate memberikan informasi seperti ini :

General Review
Design di bagian luar terlihat biasa saja. Disertakan dua speaker kecil yang terletak di bagian depan, tapi hal itu tidak membuat nilai penggunaannya akan bertambah, kecuali anda tidak memiliki speaker sebelumnya. Responnya cukup bagus untuk menonton film film cepat, dan tidak terdapat ghosting sama sekali. Pada awal penggunaan tidak terlihat adanya dead pixel sama sekali. Pixel pitch nya termasuk standar untuk ukuran 19″. Kualitas teks sangat bagus dalam mode ClearType. Fitu anti glare nya juga tidak membuat mata lekas lelah untuk bekerja berlama lama dengan monitor ini meski dalam kontras tinggi.

Pada monitor 19″ resolusi yang disarankan adalah 1440×900. Hal ini akan menyulitkan anda untuk mencari wallpaper yang tepat karena biasanya mereka hanya tersedia dalam skala 16:9 dan 4:3. Monitor ini juga bisa dibilang cukup tebal dan berat untuk ukuran monitor LCD 19″. Fitur Auto Adjust yang disertakan tidak dapat digunakan pada mode DVI. Hal ini cukup lumrah karena memang sinyal digital tidak perlu di interpret lagi. Boleh dibilang hasilnya selalu maksimal. Anda juga tidak dapat menyimpan color profile anda lebih dari 1. Padahal, kadangkala kita memerlukan color profile berbeda untuk menyesuaikan dengan kondisi aktivitas saat itu. Ditambah lagi, 16.7 juta warna yang dapat ditampilkan termasuk sedikit dibawah rata rata kemampuan standard monitor CRT.

Jika mencari harga, anda bisa mendapatkan monitor ini dengan harga yang cukup murah dibandingkan LCD 19″ sejenis. Kisaran harga $220 sudah cukup untuk membawa pulang LCD ini.

Perlengkapan yang datang dengan monitor ini diantaranya :
2 buah kabel DVI. 1 buah kabel analog. 2 buah kabel power 3 pin. 1 buah kabel power 2 pin. CD driver. Manual yang cuma 2 lembar jelas menghancurkan nilai keseluruhannya.

Sepertinya sudah cukup untuk ganti ganti sparepart. Karena Viewsonic memberikan layanan purna jual menarik, berupa penggantian 1 – 1 dalam masa garansi 3 tahun, hal ini bisa menjadi nilai tambah yang besar pada value monitor ini.

Bagaimana dengan kualitas tampilan dan warna nya ? Lebih cocok untuk apakah monitor ini ?

Sebelum melakukan pengujian mendalam, untuk menampilkan kualitas asli dari monitor ini, maka color table mutlak diperlukan. Gunakan color table ini untuk adjusting warna di monitor untuk mendapatkan hasil paling sempurna di monitor. Karena keterbatasan alat yang dapat digunakan, maka adjustment secara manual menjadi pilihan :D

Monitor harus dapat menampilkan semua warna ini secara bersamaan untuk adjusting. Jika tidak bisa, monitor itu sendiri sudah failed sejak awal. Tidak perlu dilakukan benchmarking lagi.

The Test
Pengujian dilakukan dengan beberapa cara. Diantara nya menggunakan color table seperti yang akan saya sertakan dalam pengujian ini :

The White

Pengujian ini di lakukan dengan menggunakan 4 warna putih yang berbeda. Monitor yang baik, seharusnya dapat menampilkan ke empat warna yang berbeda itu bersamaan. Viewsonic VA1912wb sukses dalam pengujian ini. Ke empat warna dapat ditampilkan dengan baik. Dan dapat terlihat dengan segera tanpa perlu menyesuaikan mata dengan warna.

The Black

Kebalikan dari putih, pengujian ini menggunakan 4 warna hitam yang berbeda. VA1912wb gagal dalam pengujian ini. Warna yang terlihat hanya 3. Tidak bisa di bedakan warna di kanan atas dan di kiri bawah. Satu satunya yang membuatnya berbeda adalah garis batas nya yang terlihat jelas.

Color test

Monitor harus bisa menampilkan semua warna yang ada disini. VA1912wb gagal dalam pengujian ini. Beberapa warna putih tidak terlihat dan aliasing pada dua warna yang mencolok terlihat jelas.

Color blend

Monitor harus bisa menampilkan warna dengan tidak patah patah. VA1912wb gagal dalam pengujian ini. Warna merah dan hijau tidak memiliki sudut patah dan ter blend dengan baik. Sementara itu pada warna biru, terdapat segi segi patah yang terlihat sangat jelas.


Dari segi sharpness, monitor ini tampil terlalu sharp. Untuk photography, jangan heran jika melihat dengan menggunakan monitor ini akan membuat anda merasa jika gambarnya terlalu sharp. Pada gambar itu, seharusnya rambut di render dengan lebih lembut, sementara grass nya memang sharp, tapi tidak terlalu sharp. Sharpness ini terjadi karena pixel pitch yang kurang sempit.

Dari percobaan diatas, dapat disimpulkan bahwa VA1912wb ini memiliki kecenderungan untuk unggul dalam warna pastel. Dalam kontras tinggi, monitor ini cenderung failed. Sangat baik digunakan untuk melakukan internet browsing, high-end gaming, office activity, design graphics dan photo dengan tingkat menengah. Dalam detail dan konsentrasi tingkat enterprise, monitor ini will failed you. Tuning apapun tidak akan dapat mengembalikan tingkat sharpness yang keterlaluan pada layar, karena dari driver sendiri sharpness nya sudah 0.

Pro :
+ Harga murah
+ Teks sangat bagus dan tidak blur pada native resolution.
+ Anti Glare
+ 5ms
+ 720p HD
+ Garansi 3 tahun ganti baru.
+ Apple compliance
+ 75Hz pada native resolution

Cons :

- Kedalaman warna kurang banyak.
- Berat
- Speaker depan yang tidak berfungsi terlalu banyak
- Terlalu crisp

Overall Score :
Perlengkapan : 8
Performa : 8
Feature : 5
Lain lain ( garansi dan harga ) : 9
Nilai Total : 7.5

 

One Response to Viewsonic VA1912wb 19″ LCD monitor review

  1. p-ter says:

    nice info,,thx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.