Pandai Berubah Wujud
Paling enak jadi orang yang sudah tau caranya berubah, dan bisa berubah ubah sesuka hati, setiap saat. Menyesuaikan keadaan. about 11 hours ago from DestroyTwitter
Kemampuan kita untuk beradaptasi di berbagai situasi memang sangat menakjubkan. Lebih menakjubkan lagi, kalau anda bisa mengontrol kapan dan bagaimana perubahan yang anda tunjukkan saat itu.
Maksudnya ini jaga image ? Bukan. Lebih ke perubahan karakter sejenak. Penting ? Sangat.
Pernahkah anda merasa out-of-space disebuah situasi ? Pasti pernah. Disaat teman teman atau kolega tertawa dan senang gembira, anda manyun dan lebih konsen kepada twitter di Blackberry anda ? Pasti pernah kan ?
Pada saat itu, anda sedang kehilangan kontak dengan realitas anda, dan lebih fokus kepada realitas semu yang ada pada twitter atau facebook anda. Beberapa ahli psikologi menyebutkan bahwa kehilangan kontak dengan realitas dan lebih konsentrasi kepada realitas semu, merupakan salah satu gangguan mental. Ouch. Tapi benar, saya nggak ngarang. Yang bilang ya para ahli itu.
Kenapa ini sampai terjadi ? Tekanan yang terjadi pada anda di dunia nyata yang memancing semua ini. Semakin tinggi tingkat stress yang anda alami, semakin besar pula ketertarikan anda kepada dunia semu untuk melarikan diri. Berbeda dengan anak anak yang menggunakan facebook atau twitter sebagai salah satu arena bermain, anda menggunakannya sebagai arena pelampiasan stress. Coba mampukah anda menghitung berapa banyak kekesalan yang anda tumpahkan di twitter atau facebook setiap harinya ? Mengapa anda sampai kesal ? Apakah yang anda dapat dari kekesalan anda ?
Mental yang sehat, kata para ahli itu, membuat seseorang mampu untuk beradaptasi dengan segera dan cepat, terhadap situasi apapun, tanpa adanya perasaan perlu untuk melepas diri di dunia nyata.
Melihat kepada diri saya pribadi, saya sering sekali bertemu dengan orang orang dari berbagai background. Tidak jarang, beberapa orang dengan sifat yang saling bertolak belakang berkumpul dalam satu tempat, membicarakan sesuatu. Kadang mereka kompak tertawa karena sesuatu hal, tapi ada juga yang lebih sering melihat lihat jurnal, twitter, atau facebook mereka dikala kita sedang berbicara. Bahkan dia tidak tertawa atau senyum sekalipun padahal kita sedang tertawa terbahak bahak.
Secara umum, saat kita bicara dan bersosialisasi, dan ada orang yang malah lebih asik dengan dunianya yang lain, maka kita akan berpikir “ini orang kok aneh ya?”, “ini orang ngapain dateng kesini kalau cuma mau twitteran ?”, atau juga “dianggapnya apa kami ini ?” dan bisa jadi “kurang ajar, gw lagi brief hal penting dia malah nggak perhatikan. Pecat!”
Karena pada dasarnya kita tidak suka dengan hal hal yang berlawanan arus, maka semua hal yang tidak umum pada sebuah kondisi, akan kita bilang “aneh”, “gila”, “edan” dan sebagainya.
Tentunya, kita tidak ingin dibilang gila, edan gemblung, atau kenthir. Walaupun kita memang edan dan kenthir, lebih baik kalau mereka tidak tau kan ?
Nah saat itu, dibutuhkan untuk merubah karakter anda menjadi diri anda yang lain. Manusia pada dasarnya punya 4 sifat utama, Yang Periang, Yang Pemaksa, Yang Penurut, dan Yang Muram. Dari 4 sifat ini, masing masing memiliki kegunaan yang berbeda beda. Untuk mengetahui sifa-sifat itu secara detil, saya sarankan anda membaca buku Personality Plus.
Masing masing karakter ini sebenarnya dimiliki oleh setiap orang, hanya saja, kecenderungan orang untuk menggunakan hanya satu bentuk sifat ini dalam hidupnya, membuat sifat ini menjadi karakternya. Karakter adalah sifat yang dilakukan terus menerus dan sudah menjadi kebiasaan.
Maka, biasanya, akan sulit bagi seseorang untuk langsung merubah kondisi kesadaran sifatnya kepada kesadaran sifat yang lain.
Dalam kasus saya, saya terbiasa menggunakan sifat yang berbeda beda dalam setiap situasi. Saya lebih sering tampil riang dalam pertemanan sehari hari, dan pertemuan yang melibatkan orang banyak. Tidak hanyut dalam diri sendiri. Menjadi Mr Riang.
Tetapi, saat saya sendirian, saya lebih senang untuk bermain dengan alam pikiran saya sendiri dan meneliti catatan catatan saya, untuk dianalisa di otak saya, mengapa hal A terjadi, dan hal B terjadi. Tidak perlu menjadi Mr Riang yang harus mencari teman bicara dalam berbagai kesempatan. Dalam kasus ini, saya menjadi Mr Muram yang pendiam dan analitis.
Saat saya sedang memimpin rapat, atau meeting yang penting, saya harus bisa menggabungkan kemampuan Mr Muram yang pendiam dan analitis, dengan Mr Pemaksa agar saya bisa menyampaikan pendapat yang jelas, tegas dan tidak ngawur karena sudah dianalisa. Dan dalam menyampaikan pendapat, harus bisa didengar oleh orang lain. Didengar dalam artian dimengerti, tidak ngomong ngawur seperti Mr Riang. Mr Pemaksa + Mr Muram, pas untuk hal ini.
Saat meeting pentingpun, pastinya keluar rasa bosan tidak seberapa lama semenjak meeting berlangsung, biasa kan ? Apa yang terjadi ? Saya melemparkan humor dan bercanda kecil, khas Mr Riang, tapi harus bisa direm agar tidak kebablasan dengan sifat dari Mr Muram.
Setelah meeting yang penuh dengan perbedaan pendapat, pastinya hasil keputusan akan dibacakan. Pada saat ini, terbaik menggunakan Mr Penurut yang akan menuruti hasil akhir dari meeting yang terjadi. Kemudian, Mr Penurut jugalah yang akan melakukan hasil rapat tadi, dengan komitmen dan dedikasi yang tinggi.
Nah, pandai berubah wujud antar kepribadian akan menjadi senjata terbaik anda. Karena kita sangat butuh untuk mengontrol diri kita sendiri dan beradaptasi dengan situasi apapun, tanpa perlu panik, tanpa perlu menangis keras keras, tanpa perlu menyesali yang terjadi, tanpa perlu mengutuki sesuatu. Dan kemampuan kemampuan itu, sudah kita miliki sejak awal, di antara sifat sifat dasar manusia tadi.
Asah kemampuan anda untuk merubah sifat dan karakter sesuai dengan situasi yang dibutuhkan. Kontrol diri anda lebih baik agar lebih paham mengenai dunia anda sendiri dan sekitarnya.
Pasti bermanfaat !
6 Responses to Pandai Berubah Wujud
Leave a Reply Cancel reply
Follow Me!







Setuju banget… kemampuan ini ngelatihnya gimana mas Anang?
Kalau aku sendiri, kelompokkan sifat sifat tertentu menjadi beberapa bagian. Labeli mereka, ingat ingat labelnya.
Saat dibutuhkan menggunakan sifat tertentu pada situasi tertentu, ingat saja labelnya, maka akan teringat seluruh sifat sifat yang ada disitu.
Dan, tadaa tiba tiba kamu sudah bisa berubah karakter
That easy, tapi memang perlu latihan untuk disiplin bisa bertahan di karakter itu.
abah, bagaimana dengan innerbeauty. bagaimana cara kita mengontrolnya? *laki2 mungkin tepatnya innerhandsome ya? ihii ihii*
Innerbeauty itu pada dasarnya karakter juga, ya sama saja seperti diatas, rubah atau batasi sebagian sifat yang muncul, terutama jika sifat sifat itu sudah mulai dikomentari orang lain.
Bisa jadi memang innerhandsome itu tak terkontrol, seperti kata istri saya yang selalu mengingatkan saya untuk tidak memperlakukan wanita sama baik dengan wanita lain, karena itu akan menjadi bumerang.
Buat saya sikap saya itu sudah biasa. Itu keseharian saya. Bukan bumerang atau apa karena saya yang akan mengontrol sebuah relationship cowok – cewek mau dibawa kemana. Even memutuskan sebuah relationship.
Tetapi, ada baiknya untuk memperhatikan saran teman, atau orang terdekat, karena masing masing dari temanmu juga butuh untuk mengekspresikan diri. Jangan sampai innerbeauty mu malah membuatmu dijauhi oleh mereka saking kuatnya (kecuali, kalau kamu tidak peduli dengan mereka).
asik yak nang elu. hiyaak gw mao menjadi keempatnya sesuai saran Maha Guru Anang deh.. menarik nih… pinjam ke plurk gw yak
anang, gw mo protes. diubah nang, dan ubah. kata dasarnya pan bukan rubah.
sekian koreksi dari saya kepada saudara anang..