Mempermainkan unsur psikologi sangat penting untuk branding web anda dengan some degree of usability illusion ;) about 2 hours ago from DestroyTwitter

Cuma mainan warna bisa naikin brand ? Kok bisa ? Post ini sekalian untuk me-recall salah satu topik diskusi pengembangan komunitas online tadi dengan @kristinamelina , @ilmanakbar dan @arhamharyadi

Dalam berperan sebagai community manager, peran saya untuk menentukan design yang kena dan cespleng di kepala (sehingga menjadi brand, lalu terkenal) sangat lah penting.

Di mata konsumen, brand selalu identik dengan logo, padahal tidak selalu. Kita bisa menggunakan brand lebih baik daripada sekedar logo, yaitu warna. Dengan menggunakan warna, penyampaian brand itu sendiri menjadi lebih mudah.

Coba lihat rokok A Mild dengan warna merahnya, atau Facebook dan Wordpress dengan birunya.

Sejumlah logo yang bertahan lama, tidak akan menggunakan terlalu banyak warna dan juga, berusaha memperkenalkan bahwa warna itu, merupakan brand mereka. Istilahnya, anda lihat warna merah, anda ingat A mild.

Jika dilihat lihat, semua yang saya sebutkan diatas, logo apapun, warna nya selalu ada di background. Bukan di shape / bentuk logo nya itu sendiri. Kenapa ?

Background adalah negative space dari sebuah design. Mengisi sesuatu yang akan digunakan sebagai branding di negative space adalah pilihan yang bagus. Bagus banget malah. Karena faktanya, otak kiri membenci negative space. Dia lebih tertarik kepada satu hal instan yang bisa kita lihat langsung di sebuah logo. Logo itu sendiri. Dalam logo rokok A mild diatas, adalah bagian putihnya. Shapenya.

Sementara otak kanan, lebih senang dengan negative space, dan seperti yang kita ketahui, apa yang dilihat otak kanan akan lebih melekat daripada yang dilihat oleh otak kiri. Lebih lama luntur, lebih sulit dilupakan. Maka, branding paling tepat sebenarnya jika diposisikan untuk otak kanan. Dan karena otak kanan lebih menyukai negative space, maka … anda sudah tau kelanjutannya :D

Bagaimana sebagai seorang Online Community Manager hal ini dapat dilakukan ?

Untuk memperkenalkan, branding sebuah komunitas dengan sebuah warna tertentu, yang akan menjadi ciri khas ?

1. Perhatikan warna background pada logo
Jika anda peduli dengan otentisitas logo, menjadikan logo sebagai sebuah brand karena tidak ada nya kemungkinan lain, seperti wordpress misalnya, maka gunakan warna itu di background logo.

2. Perhatikan warna background pada keseluruhan website
Selain logo, website anda juga bisa dijadikan alat branding yang luar biasa besar dan sangat intimidatif. Kenapa tidak digunakan ? Gunakan warna yang diinginkan sebagai latar belakang dengan bagian utama putih atau hitam saja. Contohnya ? Dalam komunitas yang saya urus, gamexeon.com, warna latar belakang digunakan untuk membuat user mengingat dan langsung mengetahui bahwa itu adalah warna gamexeon. Silahkan coba di klik untuk melihat, dan coba tanyakan pada diri sendiri, warna apa yang saya lihat ? Dijamin jawabannya bukan putih :D

Warna ini, seperti yang saya coba sampaikan di gx, ternyata tadi juga langsung mempengaruhi Ilman, Kristin dan Arham yang baru pertama kali melihat gamexeon. Mereka langsung bisa menebak warnanya, langsung ingat apa warna nya dan langsung nyeletuk “warnanya ijo ya mas ? adem” padahal, warna utama nya itu putih :D

Branding dengan menggunakan warna pada negative space akan sangat menguntungkan ketimbang menggunakannya pada shape dan bentuk logo utama. Biarkan saja logo utama warnanya netral, putih, abu abu atau hitam. Sisanya, hajar dengan branding pesan dan filosofi anda :D

Anda juga bisa mempermainkan hal ini untuk mempengaruhi behaviour user pada website anda, sehingga seolah olah, website anda memiliki usability yang lebih baik. Padahal sama saja. Wong engine yang digunakan juga sama, hanya permainan warna :D

Semoga bermanfaat.