Online Community : Before you start

Posted by unwinged

Dari tahun 2003 saya sudah mulai mencoba berkiprah pada pengembangan sebuah website dan discussion boards. Tujuannya adalah membentuk komunitas yang solid. Dari era Web 1.0 yang admin generated content sampai yang disebut Web 2.0, yang sekarang ini malah memusatkan kegiatan webiste pada user generated content. Karena itu, semakin mudah dan banyak pula bermunculan discussion board dengan tujuan yang berbeda beda.

Sebelum memulai komunitas sendiri, ada baiknya memeriksa kembali komunitas jenis apa yang akan dikembangkan. Pada dasarnya, sampai saat ini yang sudah saya tau, ada beberapa jenis komunitas. Dari yang langsung sak jeg sak nyet, sampai yang malu malu mauw. Tapi yang jelas, tujuan untuk membuat sebuah komunitas apa sih kalau bukan sebagai media diskusi ?

Portal
Portal bisa dibilang malah komunitas yang membingungkan. Instead berdiskusi dengan tema yang terbatas, portal menyediakan semua tema yang kadang kala nggak berhubungan satu sama lain. Yang terjadi bisa dua. Ramai sekali, atau malah tidak ada sama sekali. Selain membuatnya sangat melalahkan, komunitas yang ada juga terpecah pecah karena tersedia puluhan macam topik yang dapat dipilih. Dalam hal ini, kemungkinan komunitas untuk jadi solid sangat kecil walau mungkin isi dari websitenya bagus bagus.
Contoh : flickr, deviantart, yahoo

Discussion boards / Forum
Forum ( dulu bernama BBS dan discussion boards ) sampai saat ini masih merupakan media paling tepat untuk membuat sebuahkomunitas dan ajang diskusi baik yang terfokus pada satu topik atau yang segala ada. Forum memungkinan hubungan langsung antar member yang dibatasi pada penggunaan topik saat itu. Masing masing member bisa melontarkan pertanyaan atau jawaban pada sebuah topik, serta misalnya jika memerlukan bantuan langsung dari orang yang bersangkutan, member bisa langsung kirim personal messages pada member yang dituju. Semua kegiatan dilakukan dalam dua arah dan satu rumah yang tidak dipecah pecah terlalu banyak. Hal ini dapat membuat sebuah forum menjadi sangat hidup dan member bersahut sahutan saling jawab menjawab.
Contoh : chip, gamexeon, duniasatwa

Blog
Blog akhir akhir ini bisa dibilang juga sebagai komunitas dan ajang diskusi. Walau sifatnya agak unik karena jarang sekali perbincangan dilakukan di blog, makanya kenapa di blog, biasanya yang ada adalah ‘comment’ bukan ‘reply’. Karena sebenarnya blog (menurut saya) bisa dibilang sebagai perbincangan satu arah. Jarang sekali orang yang kembali melihat post yang sama untuk membalas balasan komen yang telah dijawab poster. Banyak dari mereka yang hanya meninggalkan komen. Dan selesai. Kembali lagi jika ada post baru.
Contoh : Ya yang sedang dibaca ini dan banyak blog lain (duh)

Mailing list
Jelas mailing list adalah media langsung untuk menjalin sebuah komunitas. Sejak dirintis dari jaman web masih berbentuk tulisan hitam diatas putih sampai sekarang, mailing list tetap hidup. Tapi akhir akhir ini mailing list sudah mulai lambat dalam pertumbuhan member baru nya, dan mulai usang digunakan. Biasanya mailing list digunakan untuk membahas satu saja topik sekali waktu. Sampai topik itu jadi basi, kemudian muncul topik lain. Komunitasnya masih bisa di rasakan ketimbang portal atau blog.
Contoh : hm.. mailing list.. apa lagi ?

Web 2.0 gimmick
Web 2.0 yang berbasis pada komunitas dan user generated content entah bagaimana banyak yang menyebutnya sebagai komunitas. Kalau saya lihat dari segi banyaknya interaksi antara member dan pemilik, tidak beda seperti blog sebenarnya. Kelebihan web 2.0 ada pada usability dan interactivity, yang memungkinkan untuk langsung melakukan share kepada orang lain dan kalau perlu, langsung berinteraksi bersama dan terlibat langsung dengan kegiatan yang sedang dilakukan pada web 2.0 tadi. Entah itu editing gambar, entah editing photo, bahkan office sekarang juga sudah bisa dilakukan secara beramai rama melalui media web. Tapi saya rasa ini belum cukup untuk menciptakan komunitas yang sebenarnya.
Contoh : twitter, 43things, grouprecipes

Masih banyak yang lain, tool tool gurem yang nggak perlu saya bahas karena pasti akan menghabiskan waktu dan resource. Yang jelas dari yang ada diatas, pilih media paling tepat dengan tipe kegiatan dan komunitas yang ingin diciptakan. Blog dan Web 2.0 mungkin muncul karena kemajuan teknologi dan trend. Sementara mailing list dan Forum, muncul karena kebutuhan. Portal muncul karena website itu ingin menarik untung sebanyak banyaknya tanpa memperdulikan kesehatan komunitas di dalamnya.

Walau memang, ada beberapa yang sangat menarik dan adiktif, tapi tidak semuanya dapat digunakan untuk membangun komunitas dengan baik. Yet, komunitas itu tetap ada karena kebutuhan walaupun toolnya sendiri tidak sesuai. Mempermudah mereka yang ingin membangun komunitas dengan tool yang sesuai sepertinya lebih bijak.

Itu yang bisa saya sampaikan untuk saat ini.